PERTEMUAN 12 — BAHAN AJAR PAI

Islam, Negara, dan Kewarganegaraan

Pertemuan 13 — Relasi Agama dan Negara, serta Bela Negara


Capaian Pembelajaran
Mahasiswa mampu menjelaskan konsep Islam tentang negara dan pemerintahan, menganalisis relasi agama dan negara di Indonesia, serta mewujudkan semangat bela negara.


A. Konsep Islam tentang Negara dan Pemerintahan

Islam tidak memuat aturan hukum yang baku tentang bentuk-bentuk negara. Yang diajarkan Islam adalah prinsip-prinsip dasar bernegara: keadilan, musyawarah, amanah, persamaan, dan penegakan hukum.

  • Pemimpin wajib adil dan bertanggung jawab (amanah).
  • Keputusan diambil melalui musyawarah (syura).
  • Hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.
  • Rakyat wajib menaati pemimpin selama tidak menyuruh kepada kemaksiatan.

 
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila menetapkan hukum di antara manusia, hendaklah kamu menetapkannya dengan adil.”
(QS An-Nisa’ [4]: 58)

B. Bentuk-Bentuk Pemerintahan Menurut Islam

  1. Khilafah — kepemimpinan berdasarkan musyawarah dan penerapan syariat.
  2. Imamah — kepemimpinan yang mengurus urusan keagamaan dan keduniaan.
  3. Muluk — kerajaan yang kekuasaannya diwariskan.
  4. Kesultanan/Sultanat — pemerintahan dinasti pra-modern.
  5. Republik — bentuk modern yang dipilih mayoritas negara muslim.

Bentuk pemerintahan bersifat ijtihadiyah dan dapat berubah sesuai kebutuhan zaman, selama prinsip-prinsip keadilan dan musyawarah tetap dijunjung.

C. Relasi Agama dan Negara di Indonesia

Indonesia bukan negara agama, tetapi juga bukan negara sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan publik. Indonesia menganut prinsip religius-nasionalis: Pancasila menempatkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai sila pertama, sementara negara menjamin kemerdekaan beragama bagi semua warga.

  • Negara mengakui dan melindungi keberadaan agama serta penganutnya.
  • Agama memberi dorongan moral dan spiritual bagi penyelenggaraan negara.
  • Negara mengelola kehidupan keagamaan melalui Kementerian Agama.
  • Indonesia memiliki banyak organisasi keagamaan yang berkontribusi pada pendidikan dan sosial.

D. Konsep Politik Nasionalis-Religius

Politik nasionalis-religius adalah pandangan yang memadukan cinta tanah air dengan komitmen keagamaan. Seseorang dapat menjadi muslim yang taat sekaligus warga negara Indonesia yang setia.

  • Cinta tanah air bagian dari iman (hubbul wathan minal iman).
  • Partisipasi dalam pembangunan adalah bentuk ibadah sosial.
  • Menghindari politik identitas yang memecah belah masyarakat.
  • Mendukung pemilu yang jujur, adil, dan damai.

E. Konsep Bela Negara dalam Islam

Bela negara adalah kesediaan warga negara untuk mempertahankan dan memajukan bangsa. Dalam perspektif Islam, bela negara termasuk jihad dalam arti luas.

  1. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
  2. Mematuhi hukum dan menjauhi tindakan anarkis.
  3. Membela kebenaran dan melawan ketidakadilan dengan cara yang sah.
  4. Mengembangkan prestasi untuk mengharumkan nama bangsa.
  5. Menjaga lingkungan dan generasi penerus dari pengaruh buruk.

 
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara.”
(QS Al-Hujurat [49]: 10)

F. Peran Mahasiswa dalam Kehidupan Berbangsa

  • Menjadi pemilih yang cerdas dan rasional, bukan partisan buta.
  • Melakukan kontrol sosial terhadap kebijakan publik secara santun dan berbasis data.
  • Mengampanyekan literasi digital untuk menangkal berita bohong.
  • Menyumbangkan gagasan dan inovasi bagi pembangunan daerah dan bangsa.

G. Rangkuman

  • Islam memberi prinsip bernegara: keadilan, musyawarah, amanah, dan persamaan.
  • Indonesia menganut prinsip religius-nasionalis dengan Pancasila sebagai dasar.
  • Bela negara adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab setiap warga.

H. Evaluasi

  1. Jelaskan prinsip-prinsip bernegara dalam Islam beserta dalilnya.
  2. Uraikan relasi agama dan negara di Indonesia menurut Pancasila.
  3. Berikan tiga contoh bela negara yang dapat dilakukan mahasiswa.

KONTAK

Jl. Prof. Abdurrahman Basalamah Perum. Mustika Mulia A3/1 Makassar

Phone

085215151769

Email

muhammad@tahir.id

HTML Website Builder